Mimi Pipi: Semua Impian Butuh Pemicu Untuk Memulai

Pernah menginginkan balon warna-warni karena ingin melihat kontrasnya di langit biru? Pernah ingin menjadi pilot karena melihat seragamnya yang gagah perkasa? Itulah yang dinamakan pemicu.

Masa-masa liburan dari usaha mendapatkan keturunan Mimi dan Pipi tidak terasa sudah hampir setahun sudah. Dan tidak terjadi apapun selama itu. Hidup mengalir saja. Menstruasi datang secara teratur. Usaha lagi, sudah malas. Sudahlah biarkan saja.

Pikiran Mimi Pipi saat itu.

Sampai ketika orangtua Mimi akan berangkat umroh. Desember tahun 2015 waktu itu. Mimi dan Pipi dipanggil pulang. Didudukkan. Dikasih wejangan.

Mimi sudah berumur 35 tahun. Di usia yang sama, mamanya Mimi dulu memiliki anak 4. Apakah Mimi tidak khawatir dengan risiko kesehatan jika tidak memikirkan keturunan?

Mimi dan Pipi memang berbeda jauh di usia. Pipi yang tujuh tahun lebih muda.

Kali ini pemicunya demi permintaan orangtua, liburan itu pun diakhiri saja.

Memulai lagi perjalanan menuju mimpi. Dua jadi tiga. Itu saja dulu.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

Up ↑

%d bloggers like this: