Mimi Pipi: Kapan Waktu yang Tepat Belanja Perlengkapan Bayi?

Dulu, Mimi punya keponakan satu yang selalu dihujani dengan hadiah-hadiah lucu. Sekarang, saat sedang hamil bawaannya pengen belanja mulu melengkapi perlengkapan bayi, katanya. Padahal jenis kelaminnya aja belum tau. Padahal HPL-nya juga masih tahun depan. Sehingga acara jalan-jalan ke mall antara Pipi dan Mimi selalu diwarnai dengan gontok-gontokan di depan Kids Station atau konter perlengkapan bayi.

Mimi bilang kan dikit-dikit perlu disiapin juga. Pipi bilang nanti aja, uangnya masih bisa dipakai untuk periksa. Karena pendapatnya selalu nggak ketemu, jadilah pengen bikin reminder di postingan ini untuk menentukan kapan waktu yang tepat belanja perlengkapan bayi.

Belanja Versi Mimi

Pas Ada Diskon Perlengkapan Bayi

Pada periode tertentu, di beberapa gerai perlengkapan bayi mengadakan diskon. Diskonnya lumayan dari 50-70% kan sayang kalau dilewatkan. Jadi kadang-kadang Mimi iseng lihat Kids Station yang sering diskon itu. Misal dapat baju bayi atau perlengkapan bayi harganya under 100rb dengan kualitas yang bagus, kan lumayan tu dibawa pulang. Sementara ini baru dapat 1 set bib dan 1 set bedong bayi. Warnanya ungu seperti kesukaannya Mimi.

Pas Baru Gajian atau Menerima Orderan

Sebagai pekerja tetap dan pekerja lepasan, kadang-kadang ada rejeki tidak terduga di entah kapan di antara bulan gajian. Yang pemasukan tidak terduga sih biasanya direncanakan dipakai untuk membeli perlengkapan bayi. Karena masih direncanakan, sampai saat ini juga belum terlaksana belanjanya.

Pas Belanja Antara Jumat – Minggu

Inilah hari di mana hypermarket dipenuhi perempuan-perempuan saat jam istirahat makan siang. Tentu karena ini hari belanja diskonan yang perlu dirayakan setiap minggunya. Ada saja yang didiskon dan menarik untuk dibawa pulang. Kalau dulu senangnya beli sabun dan tissue, kali ini yang dilirik adalah popok bayi dan perlengkapan bayi.

Pun demikian, nggak sebungkus popok pun sampai saat ini dibawa pulang. Ini sih gara-gara teringat pesan Pipi.

Belanja Versi Pipi

Tunggu Setelah Jenis Kelaminnya Terlihat

Secara kebiasaan yang beredar di masyarakat, biasanya anak perempuan warna pakaiannya pink dan anak laki-laki diberi warna biru. Pipi memilih menunggu dulu daripada sudah beli ini itu dan ternyata jenis kelaminnya tidak sesuai dengan yang dikira. Padahal mau anak perempuan atau laki-laki, popok itu perlu dibeli. Nggak peduli jenis kelaminnya apa. (Ok ini komentar Mimi)

Nanti Setelah 7 Bulanan

Karena Mimi dibesarkan di dalam keluarga yang nggak terlalu saklek pada tradisi, Mimi cuek aja mau belanja kapan aja. Tapi Pipi meminta setelah 7 bulanan. Karena dengan logika saat itu jenis kelamin bayi sudah terlihat. Bener juga sih ya.

Itu saja belanja perlengkapan bayi versi Pipi. Memang antara logika dan emosi jiwa itu perlu ditarik garis yang tegas biar nggak keburu-buru ambil keputusan.

So far, baru dua biji doang kok belanjanya. Plus plus sama buku dongeng yang dibeli di Big Bad Wolf beberapa minggu lalu. Masih bisa diterima, sodara-sodara?

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

Up ↑

%d bloggers like this: