Mimi: Ternyata Swing Mood Itu Begini

Ngidam engga. Napsu makan tambah, nggak gitu juga. Kehamilan Mimi ini kayaknya beda sama teman-teman kebanyakan. Di awal-awal lempeng aja tanpa perubahan. Begitu masuk Trimester 3, satu demi satu mitos-mitos kehamilan bermunculan. Salah satunya swing mood pada kehamilan.

Benar-benar munculnya ketika sudah masuk trimester 3 alias 7 bulan lewat. Pernah di kantor tanpa ada pemicu, bisa marah-marah nggak jelas ke Pipi. Di lain hari, tiba-tiba nangis sore-sore jelang pulang karena nggak diperhatikan seharian. Begitu-begitu aja dan sasarannya bukan teman di pekerjaan. Nggak pernah sih ke arah senang yang berlebihan. Lebih banyak moodnya down.

Jadi ingat waktu ikut seminar Cantik Saat Hamil di bulan kelima dulu. Hamil bukan berarti menghalangi aktivitas kecuali memang kondisi kesehatan tidak memungkinkan. Wanita hamil juga berhak tampil cantik dengan dukungan dari pasangan, keluarga, dan teman-teman. Apalagi hamil di pernikahan pasti juga sudah direncanakan bukan? Jadi antara ibu hamil dan pasangan seharusnya kompak sama-sama saling pengertian pada masing-masing kebutuhan.

Sebenarnya Mimi bukan tipe yang penuntut harus ini itu pula. Apalagi kalau sudah sibuk dengan pekerjaan. Hanya kalau nanyain kabar kemudian nggak diperhatikan balik kan ya nelongso ya? Masa cuma mau enaknya bikin anak tapi nggak mau ikut merasakan ketika #BabyHattori yang semakin besar ini suka nendang-nendang dan bikin ngilu kiri kanan.

Namun satu yang jadi catatan Mimi. Saat perasaan nggak karuan, bukan hanya swing mood yang berperan. Ada interaksi dengan alam semesta yang membuat Mimi tidak tenang. Ucapan manis, sebungkus kelengkeng oleh-oleh pulang kerja, dan perhatian yang berlebihan. 9 April saat HUT TNI-AU, Mimi mendapat kado kenyataan yang lagi-lagi tidak terbantahkan.

Si perempuan itu belum juga melepaskan cengkeraman. Mimi sempat memosting ucapan untuk merelakan Pipi pergi jika tidak juga bisa memberikan keputusan. I’ll let you go. But don’t ever come back to see your baby boy again. Never.

Di antara swing mood yang melanda, ini bukan emosional semata. Bukan cuma nangis-nangis bombay tanpa sebab, karena ini sebabnya nyata. Sila pergi memilih hidup Pipi sendiri. But don’t ever come back to see your baby boy again. Never.

Postingan ini juga menjadi catatan tanggal di mana Mimi dan Pipi menyepakati tanggung jawab yang harus dilalui Pipi ke depannya.
– Pipi akan menyelesaikan urusan dengan klub yang sudah menjadi tanggungjawabnya sebelum keberangkatan ke event
– Pipi akan melepaskan segala urusan hobi dengan klub agar tidak lagi memiliki masalah yang bersinggungan dengan si perempuan
– Pipi berjanji akan menjadi bapak yang terbaik buat #BabyHattori

Kalimat peringatan Mimi ini bukan gertakan saja. “But don’t ever come back to see your baby boy again. Never.” Mimi tidak akan membiarkan perempuan itu menjadi ibu tiri #BabyHattori, apapun yang terjadi di persalinan nanti. TIDAK AKAN. Karena #BabyHattori adalah milik Mimi dan Pipi. Dari dua jadi tiga. Itu saja dulu.

But hey, gimana cara mengatasi mood ibu hamil yang naik turun seperti Mimi alami? MAKAN ICE CREAM 1 KOTAK! Kalau kamu?

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

Up ↑

%d bloggers like this: