Mimi: 10 Daftar Belanja Perlengkapan Bayi yang Mimi Beli

Naluri belanja perempuan itu nggak akan pernah berhenti ya? Dulu sih alasan beli baju longgar-longgar buat hamil lebih nyaman. Setelah itu beli sandal baru biar kaki nggak bengkak. Sekarang hebohnya belanja perlengkapan bayi buat kebutuhan, juga buat lucu-lucuan kalau difoto-foto nanti. Ya nggak? Untungnya sih di Malang itu toko perlengkapan bayi banyak banget, 1-2nya cukup deket sama rumah dan harganya murah-murah.

Mimi sendiri nggak terlalu banyak persiapan perlengkapan bayi-nya. Sebenarnya masih bingung juga mau dilengkapin apanya-apanya, karena lebih baik perlengkapan bayi yang penting-penting dulu yang dibeli ya. Seperti ini daftar belanja bayi yang udah disiapkan untuk #BabyHattori nanti.

1. Popok
Ini kenapa lebih penting dari baju bayi sampai ditaruh di nomer 1 sih? Habis, Mimi termasuk orang yang iseng, pengen nyobain semua merk popok sekali pakai yang ada di pasaran. Mana nanti yang paling cocok dengan kulit #BabyHattori. Untuk bahan tulisan, hahaha. Sementara yang sudah dibeli ukuran new born adalah Merries, Pampers dan Mamypoko. Goo.n dan beberapa merk lain belum dapat juga yang new born.

Memilih popok sekali pakai juga memikir praktisnya aja sih, secara Mimi Pipi-nya #BabyHattori kalau tidur bakal kayak batang kayu. Beda dengan pandangan ibu dan mama mertua, bayi habis lahir itu pakai popok kain dulu! Ya mari kita lihat lagi aja nanti gimana enaknya. Yang penting sudah disiapkan dulu.

2. Baju Bayi
Tidak perlu baru sebenarnya, kalau di lingkungan keluarga ada yang baru punya bayi boleh aja lungsuran-lungsuran baju bayi yang masih bagus diminta. Kadang nggak diminta juga dikasiin kok. Soalnya baju bayi baru lahir itu kan kecil-kecil banget dan dipakainya cepat tau-tau sudah segede raksasa aja. Jadi daripada banyak baju baru yang nggak kepakai karena keburu gede, baju bayi lungsuran bisa digunakan.

Tapi Mimi tetap menyiapkan baju baru juga. Sekitar 6 pasang atas bawah untuk baju rumah, 3 jumper basket oleh-oleh dari omnya #BabyHattori, 2 jumper new born. Lalu…. eh kayaknya cuma itu. Ngirit banget, habis sudah punya sekotak container baju bayi lungsuran dari kakak Nia, sama mau dikirimin baju bayinya Rafif. Ya direm dulu belanjanya.

3. Alat Mandi
Handuk bayi penting banget untuk beli yang bahannya bagus. Mimi masih nggak bayangin kalau kulit bayi akan sehalus apa nanti. Jadi sementara pilih handuk yang terbagus. Sedangkan sabun shampo dan bedak bayi yang disiapkan adalah merk Zwitsal, seperti yang dipakai Pipi dulu katanya. Mimi malah nggak inget pakai apa. Jangan lupa siapkan juga perlak alas mandi yang beda dengan perlak untuk alas tidur.

Mimi juga diberi Baby Bather untuk mandikan bayi dari punya Kinan, putri preman anaknya Siwi. Katanya akan membantu banget biar bayi nggak mrusut-mrusut waktu dimandikan. Jangan lupa siapkan juga washlap dan ember mandi bayi.

4. Selimut dan Bedong Bayi
Rasa-rasanya sih Mimi nggak begitu sreg dengan membedong bayi. Pengennya sih biar #BabyHattori bobok pakai selimut saja kalau pengen dihangatkan. Tapi karena ibu dan mama mertua masih tipe lama, Mimi menyiapkan kain bedong bayi lungsuran dari kakak Nia juga beberapa lembar yang baru hasil beli diskonan di Kids Station. Sementara selimutnya beli beberapa karena lihat harganya murah-murah, hahahaha.

5. Bouncer atau Bean Bag Bayi
Yang lagi tren sekarang sepertinya bayi ditaruh di bouncer yang bisa goyang-goyang getar gitu ya? Hampir semua teman yang melahirkan kemarin punya bouncer, dan Ayu menyarankan beli juga bean bag bayi. Lalu Mimi kepengen bouncer yang merk Nuna itu dong, yang bisa naik turun ayun-ayun dan harganya 2 juta. Tapi kemudian bouncernya Kinan pun dibawa pulang, jadi nggak perlu beli dulu.

6. Kaus Kaki dan Sarung Tangan Bayi
Menurut Ayu, bayi akan lebih cepat merespon gerakan dan sentuhan kalau tangan dan kakinya tidak ditutupi kaus kaki dan sarung tangan. Jadi Mimi belinya paling hanya 2 pasang saja. Sama kaus kaki AirJordan kalau #BabyHattori mau diajak jalan-jalan nanti.

7. Boks Bayi
Ini antara penting-penting enggak. Kalau kamu punya ruang yang cukup untuk naruh boks bayi, monggo silahkan. Tapi tidak usah memaksakan kalau memang rumah nggak tersedia. Bobok di kasur bareng juga lucu kok. Nah karena di rumah Mimi dan rumah ibu nanti ada cukup banyak ruang, Mimi diberi pinjaman boks bayi dari DeCam anaknya Ratih. Tinggal beli bedding set kalau pengen ganti-ganti suasana. Hayah, ada aja alasan belanja.

8. Stroller atau Gendongan Bayi?
Perlu nggak beli stroller? Lagi-lagi tergantung kebutuhan juga. Kalau pengen praktis pas ngajak bayi jalan-jalan, stroller resmi dibutuhkan. Tapi yang lagi tren sekarang adalah back to gendongan pakai jarik ya? Yang dibikin model macam-macam, yang dibikin gendong depan belakang. Ada juga yang support gendongan dengan dudukan. Mimi belum beli, kayaknya menyesuaikan aja embah-embahnya nanti pengen gendongan yang kayak gimana.

9. Pompa ASI
Seharusnya ini yang lebih penting. Adik ipar Mimi menyarankan untuk membawa pompa ASI saat persalinan nanti. Karena bisa jadi ASI sudah bisa diproduksi dan lebih cepat keluar lebih baik, bukan? Sambil #BabyHattori belajar menyusui, ASI yang diproduksi juga bisa ditampung dulu.

10. Sabun Cuci Pakaian Khusus Bayi
Semoga kulit #BabyHattori nggak termasuk yang sensitif ya. Tapi belakangan ini bayi-bayi teman Mimi ada aja yang bermasalah dengan kulitnya. Sehingga perlu perawatan khusus untuk pakaian bayi biar nggak terkena deterjen pakaian dewasa yang mungkin belum cukup kuat kalau terpapar di kulit bayi. Untuk menghindari masalah sensitifitas kulit bayi, Mimi nyiapin juga sabun cuci pakaian khusus bayi. Merknya lupaaa..!

Beberapa printilan barang bayi lainnya seperti cotton buds, kapas, tisu basah, sisir dan gunting kuku bayi juga sebaiknya disiapkan. Lainnya ada juga pembersih botol dan penghangat ASI yang sebenarnya penting, cuma bisa disubsitute dengan alat dapur lainnya.

Intinya menyesuaikan aja. Kamu juga sudah menyesuaikan daftar belanja perlengkapan bayi dengan kebutuhan kan?

Advertisements

One thought on “Mimi: 10 Daftar Belanja Perlengkapan Bayi yang Mimi Beli

Add yours

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

Up ↑

%d bloggers like this: