Mimi: Bayi Baru Lahir Kulit dan Matanya Kuning, Kenapa Ya?

 

Raga-raganya (baca naga-naganya) di hari keempat kepulangan Raga ke rumah, kulit dan matanya terlihat keruh dan kekuningan. Pada dasarnya kulit Raga memang nggak putih bersih, cenderung menurun kecoklatan seperti Pipi Mimi, tapi kalau terlihat kuning secara kasat mata, level kewaspadaan perlu ditingkatkan. Bayi yang baru lahir kulit dan matanya kuning bisa bahaya untuk kesehatannya.

Dikutip dari alodokter, Bilirubin merupakan pigmen kuning dalam darah dan tinja. Bilirubin dibuat oleh tubuh ketika sel darah merah mulai hancur secara alami. Setelah bilirubin mengelilingi tubuh, maka akan masuk ke organ hati, empedu, usus halus, hingga dikeluarkan  saat buang air besar.

Secara garis besar, bilirubin diproses dalam organ hati. Kalau fungsi hati tidak bekerja dengan baik, tingkat bilirubin dalam darah akan semakin tinggi, itu yang menyebabkan kulit dan mata bayi baru lahir terlihat kuning. Untuk memastikan kadar bilirubin dalam darah diperlukan tes darah di laboratorium. Perlu tindakan segera jika kadar bilirubin lebih 10 mg/dL untuk usia kurang dari 1 hari, lebih dari 15 mg/dL untuk bayi usia 1-2 hari, lebih dari 18 mg/dL untuk usia 2-3 hari, dan lebih dari 20 mg/dL untuk usia lebih dari 3 hari.

Kadar bilirubin dalam darah yang tinggi dapat menyebabkan tuli, lumpuh otak atau cerebral palsy, dan kerusakan otak lainnya. Inilah yang menyebabkan Raga harus menjalani tes darah di hari ketujuhnya. Rasanya tega-tega nggak tega banget melihat bayi baru berumur beberapa hari sudah harus ditujes-tujes jarum suntik. Maafkan Mimi ya Nak..

Mimi patah hati sekali liat Raga kudu diambil darah tadi. Ngga cuma sekali, dua kali karena pas yg pertama kurang volumenya. Hari ini Raga periksa ke dr Brigitta SpA di Mardi Waluyo, Kauman. Ibu doknya ngejelasin kondisi Raga dengan sabar, sambil ngecek riwayat kesehatan Mimi Pipi juga, ada indikasi Raga ngalami alergi yg mungkin diturunkan dr ortunya. Well, iya juga sih hayawong ortunya nggrik2en. . . Raga juga perlu cek kadar bilirubin utk liat kenapa ngga berubah2 warnanya. Tapi Raga pinter, cuma nangis waktu jarumnya masuk aja. Habis itu nangianya krn dipegangin mbak perawat Sima Lab. Mbak2nya telaten dan baik2 banget sama Raga. Cuma ya ga mau balik lagi lah. Semoga cukup sekali aja ya. . . #10Juni2017 #onedayonepicraga #ragatoristory #healthyskin #healthybaby #labtest #pediatric #dokteranakdimalang

A post shared by Raga Alvarendra. (@ragatori) on

We’re so lucky karena kadar bilirubin dalam darah Raga masih di bawah 15 kurang sedikit sehingga Raga nggak perlu disinar (fototerapi) di rumah sakit. Dokter menyarankan untuk memperbaiki pola minumnya, lebih sering minum, Mimi memperbaiki kualitas ASI, dan dijemur saat matahari pagi.

Setelah dipush dengan deadline 3 hari harus kelar kadar bilirubinnya, Raga kembali menjalani pengambilan darah di Lab SIMA. Pemeriksaan pertama ada tes lengkap yang harus dilakukan, biayanya mencapai 800rb sekian termasuk pengecekan golongan darah Raga. Untuk pemeriksaan bilirubin kedua, harganya hanya 135rb saja karena data pembanding sudah dimiliki.

Alhamdulillah langsung merosot turun ke nilai 10sekian dari awalnya 14sekian. Kadar bilirubin Raga sudah cukup aman. Tapi kualitas menyusui dan ASInya juga diharapkan nggak ikut merosot sih. Raga masih harus menjaga minumnya dan tetap harus menyapa matahari setiap pagi. Khusus untuk acara menjemurnya, Raga punya kacamata khusus lho! Nanti dibahas di lain waktu lagi yaaa..

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

Up ↑

%d bloggers like this: